Pengungsian

Yogyakarta - Saking sayangnya kepada ternak peliharaan, warga Dusun Kaliurang Timur, Yogyakarta, rela meninggalkan lokasi pengungsian menyusul meletusnya Gunung Merapi. Warga juga mengarit rumput untuk ternaknya.

"Iya banyak yang pulang. Di sini, masyarakatnya masih mementingkan ternak. Jadi mereka pulang itu, kadang cuma ngontrol rumah karena kemarin mungkin buru-buru lupa ngunci, sama ngontrol ternak," kata Kepala Dusun Kaliurang Timur, Ngadiono (60).

Hal ini disampaikan Ngadiono di Balai Desa Hargobinangun, Jalan Kaliurang, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010).

Menurut dia, warga yang meninggalkan lokasi pengungsian mayoritas laki-laki.

"Biasanya yang laki-laki siang gini masih ada yang ngarit untuk memberi makan ternaknya. Karena tidak mungkin ternaknya dibawa mengungsi," ujar dia.

Ngadiono menilai janji pemerintah daerah yang akan mengganti hewan ternak yang mati tidak akan efektif.

"Karena, ternak itu kadang sudah dianggap sebagai keluarga. Pelihara sapi dan kambing sudah lama. Jadi kalau diganti, bukan masalah digantinya, tetapi karena kedekatan dan kesayangan pada ternak itu yang kadang bikin berat," papar dia.

"Orang kalau ayamnya saja dipotong, yang punya kadang nggak mau makan apalagi pelihara sapi yang sudah lama. Susah dikasih tahu juga susah. Nanti kalau sore mereka pulang ke lokasi pengungsian," lanjut Ngadiono.

Ngadiono menambahkan, seratusan warganya sudah mengungsi. "Dusun saya termasuk yang dekat dengan lereng Merapi. Ratusan orang sudah di sini," kata Ngadiono.

(aan/ndr)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

No comments:

TWEET ME

huruf arab

Iklan Baris Gratis | Iklan Banner Massal
Pasang Iklan Massal | Iklan Banner Massal | Media Promosi Massal. Jasa Submit Link, Banner, Premium Ads Massal Termurah

PTC UERO DIBAYAR DOLLARS

IKLAN GRATIS

CHATING GROUP

BRO ZIEX

Contents of My Brain

PTC KLIK LANGSUNG DIBAYAR

TWEET

Tingkatkan Traffik Wesite Kamu Dengan Mendaftar di sini

Software Pengirim Iklan Baris Massal Plus Pengisi Captcha Otomatis

MILIST ALUMNI

Subscribe to AlumniBangil_Community

Powered by us.groups.yahoo.com